Mensyukuri nikmat yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada kita menjadi sebuah keharusan bagi kita sebagai orang yang beriman.Karena tidak ada barang sedikitpun dari hidup yang kita laluinya terlepasnya dari nikmat Allah SWT. Bukankan setiap saat, setiap menit, bahkan setiap detik, kita selalu memanfaatkan dan menikmati fasilitas serta anugerah Allah Dapatkan jantung kita berdetak, darah kita mengalir, mata kita melihat, telinga kita mendengar? Betapa besar anugerah dan nikmat Allah dari yang terkecil sampai yang besar, dari yang terlihat maupun yang tidak terlihat, yang hanya dapat dijangkau dan di jamah oleh rasa dan mata hati. Seandainya kita mencoba menghitung anugerah dan nikmat Allah, tentu kita tidak mampu menghitungnya.
Allah SWT berfirman yang artinya :
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak bisa menentukan jumlahnya”. (QS : An-Nahl :18)
Olek karena itu, kita mesti memuji syukur, mensucikan dan mengagungkan atas kemahabesaran Allah SWT.
Di dalam kitab I’anatut Tholibin, dijelaskan bahwa syukur menurut bahasa adalah pujian dengan mengucapkan Alhamdulillah sebagai mana umum nya. Sedang menurut pengertian menurut syariat adalah mendayafungsikan semua yang dikarunia kan oleh Allah SWT menurut fungsi dan tujuan sesuatu itu diciptakan. Dengan kata lain, mendayafungsikan semua anggota tubuh yang telah dikaruniai kan oleh Allah SWT. Untuk tujuan pengabdian dan beribadah kepada Allah SWT.sebagaimana yang dikendaki-Nya. Sedang Imam Nawawi mengatakan bahwa hakekat syukur adalah pengakuan atas kenikmatan yang diberikan oleh Allah yang maha pemurah, disertai sikap mengagungkan-Nya.
Supaya dapat melaksanakan tugas pengabdian dan menyembah kepada-Nya, Allah telah menyediakan dan menganugerahkan segala perangkat dan Fasilitasnya yang baik yang melekat di tubuh kita, maupun diluar tubuh kita, yang terlihat maupun yang tidak terlihat.itu semuanya adalah agar dijadikan sarana untuk mengabdi dan menyembah kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT:
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat”. (QS : Al-Bayyinah :5)
Ungkapan rasa syukur sangat penting artinya yang harus senantiasa ditumbuhkan dan dijaga dalam diri.Sikap bersyukur menjadi kontrol bagi kita agar selalu dapat menggunakan kenikmatan dan anugerah sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pemberi. Dengan bersyukur, kita akan selalu ingat kepada yang memberi, serta untuk apa seharusnya kenikmatan itu dimanfaatkan. Sehingga kita tidak salah dalam menggunakan kenikmatan dan anugerah yang telah diberikan kepada kita. Yaitu menggunakan dan memfungsikan kenikmatan dan anugerah Allah SWT.Itu untuk kebaikan dan ketaatan sesuai dengan yang dikehendaki-Nya, agar ia ridho dan semakin menambahkan anugerah dan kenikmatan kepada kita. Sebagaimana firman Allah SWT :
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzabku sangat pedih”. (QS: Ibrahim :7)
Ayat menegaskan bahwa, Allah akan benar-benar menambah kenikmatan kepada orang yang pandai mensyukuri nikmat yang telah anugerahkan kepadanya dengan benar. Orang yang tidak mau bersyukur kepada Allah SWT. Sungguh ia merupakan orang orang yang tidak tahu diri dan tidak bermoral.
Karena itu, marilah kita terus menerus berusaha mensyukuri segala nikmat karunia Allah yang telah dilimpahkan kepada kita dengan yang sebenar-benarnya bersyukur, kita gunakan sisa umur, harta benda, kesehatan untuk mengabdikan diri kepada Allah SWT.
Maskur
PAIF Kec.Wonocolo









