Edukasi Umrah dan Haji, Penyuluh Kemenag Surabaya Gandeng BKMM DMI Gelar Sosialisasi di Wonokromo

Oleh

admin

SURABAYA – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ibadah ke Tanah Suci, Penyuluh Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya sukses menggelar kegiatan sosialisasi.

Acara edukatif ini diintegrasikan ke dalam kegiatan Pengajian Rutin dan Silaturahmi yang diadakan oleh Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya pada Rabu, 10 Juni 2026.

​Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Salihah Berawal dari Rumah yang Berkah” ini bertempat di Musholla An-Nur, Jl. Gajah Mada Trem 1 (kawasan dekat KUA Wonokromo), Surabaya.

​Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua BKMM DMI Kota Surabaya dan Kepala KUA Kecamatan Wonokromo. Kehadiran para tokoh ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada umat.

​Suasana pengajian tampak hangat dan penuh semangat dengan kehadiran ibu-ibu jamaah majelis taklim dari Musholla An-Nur. Mereka menyambut baik materi yang disampaikan karena dinilai sangat krusial dan menjawab berbagai pertanyaan seputar tata cara serta regulasi perjalanan haji dan umrah terbaru.

​Selain materi teknis yang dipaparkan oleh H. Nur Wahib, SH.MM selaku narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA) Wonokromo Surabaya, suasana pengajian semakin khidmat dengan hadirnya Ust. H. Hasan eL Djuney, SHI, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Surabaya bidang Haji dan Umrah.

​Dalam tausiyahnya, Ust. H. Hasan eL Djuney menekankan esensi spiritual dari ibadah haji.

Beliau mengingatkan jamaah bahwa haji merupakan bagian dari rukun Islam yang hukumnya wajib bagi yang berniat dan berikhtiar.

​”Haji itu wajib, maka laksanakanlah kewajiban Allah itu. Insyaallah setiap kewajiban yang kita jalankan dalam mengikuti perintah Allah, pasti akan Allah mudahkan jalan-Nya,” tutur Ust. H. Hasan eL Djuney memotivasi para jamaah.

​Beliau juga menyelipkan sebuah pesan mendalam yang sangat menyentuh hati ibu-ibu jamaah majelis taklim: “Ingat… Allah itu tidak memanggil mereka yang mampu, tetapi Allah memampukan mereka yang dipanggil-Nya.”

Kalimat ini sontak membakar semangat dan optimisme para jamaah agar tidak berkecil hati mengenai urusan biaya, melainkan terus memupuk niat dan doa yang kuat untuk bisa berangkat ke Baitullah.

​Setelah sesi sosialisasi dan pengajian selesai, seluruh pengurus BKMM DMI, Kepala KUA, tim Penyuluh Kemenag termasuk Ust. H. Hasan eL Djuney, dan para jamaah berkumpul bersama untuk foto bersama di area mihrab musholla. Mereka tampak kompak membentangkan spanduk bertuliskan “Sosialisasi Bidang Haji & Umrah – Pokjaluh Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya” sembari mengepalkan tangan sebagai simbol semangat menyiarkan kebaikan. ​Melalui kegiatan terpadu seperti ini, Kemenag Kota Surabaya bersama BKMM DMI berharap majelis taklim tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi pusat edukasi spiritual yang mampu menggerakkan umat untuk menyempurnakan rukun Islam mereka.

Share:

Tinggalkan komentar